Showing posts with label diri sendiri. Show all posts
Showing posts with label diri sendiri. Show all posts

Tuesday, 19 November 2019

Masih Ingin Jadi Blogger atau Pindah Jadi Youtuber

Apakah kamu Masih ingin jadi Blogger, atau sudah berpidah ingin menjadi seorang Youtuber? pertanyaan itu yang sering sekali muncul kepada saya beberapa waktu saat ini. Mungkin juga jadi pertanyaan yang sama untuk para pembaca sekalian. Di saat saya kembali membuka situs ini. Situs lama yang dahulu sangat saya cintai pada masa keemasannya. Karena setiap hari waktu itu pikiran dan tenaga saya curahkan semua untuk Blog. Entah apa tujuannya. Bagaimana sekarang?
Sekarang saya sudah mulai beralih fokus pada Youtube Channel. Bahkan lebih dari itu saya sudah mampu membantu beberapa content creator untuk coba mengembangkan channel youtubenya. Iya, saya sekarang terima jasa menaikkan view, subcribe dan like youtube.

Tetapi saya sebenarnya hanya begitu resah dengan kamu para youtubers pemula atau para content creator baru mulai yang berusaha merintis karir di channel youtube kebanggan kamu. Tidak perlu lah berbuat hal yang memunculkan kegaduhan seperti yang dilakukan oleh Ria Ricis, apalagi tujuannya hanya untuk menaikan jumlah view, subcribe dan like, ikuti saja cara main saya ini.

Berikut beberapa cara menaikan view dan subscriber:

Langkah awal kamu buatlah dan upload konten menarik dan original secara konsisten. Minimal satu video per minggu.

Langkah kedua atau berikutnya pakai jasa saya untuk menaikan view, like, dan subcriber channel youtube kamu.

Untuk langkah dan mekanisme yang kedua ini saya sangat menyarankan bahkan menganjurkan penggunaannya hanya untuk kamu yang masih punya kesulitan mendapat view dan subcriber lewat organik, karena jasa saya hanya membantu menaikan trafik youtube dengan cara yang sama sekali tidak melanggar peraturan komunitas kreator. Bukan cara yang dilakukan seperti Ria Ricis.

Untuk pertanyaan atau tambahan mungkin bisa silahkan tulis di kolom komentar di bawah.
Pesan saya berhati-hati dalam menggunakan jasa seperti ini, biasanya jasa ini mahal dan banyak klien yang terpuaskan.

Tuesday, 3 April 2018

APAPUN PROFESI ANDA PASTI JUALAN

APAPUN PROFESI ANDA PASTI JUALAN
Oleh : Dani Maulana @SiKarungGoni


Apa profesi anda sekarang? Pengajar, guru, penyanyi, atlet, karyawan, dokter, suster, penulis, motivator sampai artis. Sadarkah apapun profesi anda sekarang pasti jualan.

Guru menjual ilmunya, penyanyi menjual suaranya, atlet menjual skill dan prestasinya, karyawan menjual tenaga dan waktunya, dokter menjual konsultasi dan obat, penulis menjual tulisan dan bukunya, juga motivator menjual motivasi atau tiket seminarnya. Bahkan saya menulis artikel seperti ini saja sebenarnya sedang menjual tulisan ke media. Dengan begitu jelas sudah, secara tidak langsung profesi apa pun pasti intinya mengarah kepada JUALAN.

Tuesday, 15 August 2017

Inilah Kehidupan Setelah Menikah

Apa sih perbedaan kehidupan saya setelah menikah dan saat sebelum menikah?

Ini yang sering sekali ditanyakan oleh teman-teman terdekat. Sebenarnya pertanyaan itu sangat mudah, cukup dengan saya jawab "Ya jelas beda lah..."

Waktu belum nikah meluk guling, sudah nikah meluk istri sambil berguling-guling. Hehehe

Yang jelas terasa setelah menikah hidup jadi lebih terarah. Itu saja sih.



Sunday, 13 August 2017

Kenapa Saya Menulis Lagi

Alasan Saya Kenapa Harus Menulis Lagi

Tidak ingin menjadi bukan siapa-siapa dan ingin menjadi siapa-siapa. Itu dasar dari keinginan saya menulis dan menjadi penulis.

Saya dahulu sudah sempat mengikuti juga masuk komunitas stand up comedy regional dan menemukan mendapatkan banyak ilmu-ilmu tentang bagaimana cara mencari keresahan dan menuangkannya kedalam materi komedi. Menuliskan dalam format joke dan itu asik. Orang mengerti akan sudut pandang kita terhadap sesuatu.

Setelah saya sudah kembali tidak aktif lagi di dunia stand up comedy, beberapa tulisan saya hanya menjadi file tertumpuk lusung dan usang yang jika dikumpulkan harusnya sih bisa menjadi sebuah karya lain, minimal bisa menjadi buku. Karena kurangnya ilmu, file usang tetaplah usang. Bagaimana mau jadi siapa-siapa kalau tidak melakukan apa-apa.

Banyak keresahan yang ada di otak saya. Tentang hal yang penting bahkan yang tidak. Mengendap begitu saja akan membuat sesak pikiran saya. Lebih baik dituliskan. Dibahas bersama, dicarikan solusi bahkan ditertawan bersama.

Betapa saat itu sedihnya hatiku ini ketika mencoba mengisi kolom pencarian di situs pencarian google dengan menggunakan kata kunci "Dani Maulana", yang muncul adalah seorang korban tewas suporter sepak bola.

Pipis Satu Lautan

Thursday, 7 April 2016

Si Karung Goni Kembali Beropini

Dan gue ceritanya kembali ngeblog lagi. Hehehe. Postingan terakhir gue Januari sekarang udah April, dua bulan gak ngeblog itu rasanya kayak dua tahun gak ketemu kamu. Iya kamu (ngomong sama gelas yang ada gambar foto mantan).

Kemana aja lo baru ngeblog lagi? Dua bulan kemaren itu sebenernya gue lagi gak enak badan (mulai nyari alesan). Sumpah kepala gue pusing banget. Didudukin tambah sakit, apalagi kalau ditidurin gepeng kepala gue.

Tapi walaupun gue sakit, gue paling males pergi ke rumah sakit. Soalnya rumah sakit ditempat gue Serang Banten khususnya itu bermasalah banget menurut gue. Bagaimana gue bisa mengharapkan kesembuhan dari rumah sakit yang disetiap kamarnya dikasih nama kembang tujuh rupa. kamar Melati, Kamar Kamboja, Kamar Mawar, Kamar Citra Lestari. Secara gak langsung pasien itu disumpahin mati. Harusnya nama kamar di rumah sakit itu yang bisa memotivasi pasien agar cepat sembuh. Misalnya : Joss Gandos, Woyo-woyo, Waras Badan, Ura Sida Gering, Sehat Maning.

Dua bula gak ngeblog bukan gara-gara gue sibuk atau banyak kerjaan. Sumpah deh Demi Levanto gue ini pengangguran alhamdulillah gue pengangguran yang diakui negara dan bersertifikat juga berlabel halal dari MUI. Sampaisekarang gue belum mau nyari kerja. Biar kerjaan yang nyari gue. #PengangguranSombong

Menurut gue ngapain sih kita nyari kerja? nanti udah dikasih kerja minta digaji, udah digaji minta naik gaji, udah naik gaji minta tunjangan, minta aja terus.Ini gue curiga sebenernya mereka yang seperti itu pekerja apa pengemis? apa pengemis yang pura-pura jadi pekerja? ngerepotin orang banyak banget yah. Masih mending gue dong pengangguran, paling cuma ngerepotin orang tua.

Gara-gara pekerja yang bermental pengemis seperti itu. Banyak perusahaan yang angkat kaki dan bata investasi di negara kita. Banyakjuga perusahaan ditempat gue yang gulung tikar. Padahal perusahaan produk sepatu, ngapain coba gulung tikar.

Saat keadaan seperti ini kacau semuanya gue jadi merindukan sosok pemimpin sekelas Ridwan Kamil. Gue jadi ngebayangin Ridwan Kamil jadi gubernur serang banten. Kalau dia jadi gubernur serang banten gue yakin gak bakal ada tuh PNS yang keluyuran ditempat belanja pas jam kerja, gak bakal ada juga PNS yang main COC pake wifi kantor. Dan jika Ridwan Kamil jadi gubernur banten gue yakin pengangguran kaya gue bakal diangkat jadi PNS. Enak kan, bisa main COC ditempat belanja pas jam kerja.

Sepertinya gue nulis semakin ngawur yah, gak jeas arah pembicaraannya kemana. Tapi, gak apalah yang penting gue ngeblog lagi dan beropini di blog personal opini ini lagi. Sekarang gue mau blogwalking nih kebeberapa blogger yang lama gak gue kunjungi dan ninggalin komentar. Ada yang mau gue kunjungi gak Blognya? silahkan tulis blog lo dikotak komen yah. Salam Sahabat Ter-Karung.

Dani Maulana @SiKarungGoni Stand Up Comedy https://youtu.be/tJ2NvToi24I

Friday, 22 January 2016

Indomaret Menurut Si Karung Goni

Tulisan ini gue buat atas dasar suka sama suka kemauan sendiri (ya iyalah) dan beberapa sms atau DM yang masuk ke gue menanyakan tentang postingan jadul gue yang berjudul TERIMA KASIH INDOMARET. Gue heran aja ternyata masih banyak yang punya kegelisahan tentang perusahaan retail terbesar di Indonesia ini, khususnya yang mau atau yang sedang bekerja disana, seolah tulisan itu mewakili kegelisahan mereka lalu beberapa dari mereka yang membaca ngehubungin gue lewat sosial media bahkan ada yang langsung SMS.

Jadi gue mau bagi lagi kisah gue saat masih bekerjadi Perusahaan ini. Simak yah, tapi jangan terlalu serius, soalnya gue nulisnya sekalian setting format buat bahan StandUp Comedy.

Jadi gue pernah bekerja disalah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia. Sebut saja Indomampet (percuma juga si disamarin kan udah pada tau). Mulai dari tahun 2008 waktu itu gue baru lulus SMU sampai 2014 gue resign karena menjelang wisuda. Indomampet memperkerjakan gue sewaktu masih perawan dan gue putuskan berhenti kerja sebelum keperawanan gue hilang direnggut Indomampet.

Jabatan terakhir gue saat itu adalah kepala toko. Orang nomor satu yang bertanggungjawab dan memiliki wewenang penuh hanya dengan sekali tunjuk. Pada saat itu gue baru sadar telunjuk gue ada gunanya selain untuk ngupil.

Salam Satu Jari. Telunjuk gue lebih berguna saat memakai seragam ini

Suatu saat gue pernah punya KASIR CANTIK yang dilempar permen mukanya sama konsumen gara-gara dia ngasih kembalian dalam bentuk permen. Dia nangis diperlakukan seperti itu, air matanya menetes deras membasahi pipinya, eyeliner yang dia pakai tidak waterproff sehingga tampak seperti meneteskan air mata hitam mengkilap semu kemerahan bercampur eye shadow yang dia pakai saat itu juga. Pas gue sadar... Ternyata air matanya permen.

Tuesday, 12 January 2016

Si Karung Goni Di Serang Banten

Selamat Datang Di Kota Serang Banten!!! Itu yang aku lihat saat memasuki kota yang sering disebut kota Madani. Sebagai Dani yang punya Ibu dengan sebutan Emak. Saya yakin bahwa Emak (Dani) saya bukan kota Serang.

Terimakasih Kota Serang Banten. Sudah bermaksud baik ingin memberi ibu baru, emak baru. Tapi maaf bukan saya angkuh. Hanya cukup satu ibu dalam hidup. Silahkan untuk siapa saja yang ingin Madani dari kota ini. Ambil.

Tapi aku butuh Serang Banten. Bukan kotanya dengan tata letak menggelikan. Tapi Desanya, kampungnya yang bernama Pontang. Kamu siap kesana. Iya kesini Pontang tempatku tinggal sekarang. Siap gak?

Kamu harus mengikuti jalan yang lurus untuk sampai kesini. Seperti dalam surat di Al-Fatihah “tunjukkanlah jalan yang lurus” aku kira jalan Pontang adalah jalan yang akan selalu lurus, akan mengingatkanmu kepada agama.

Jalan saja terus lurus. Jangan hirau bila bertemu jalan yang rusak, santai saja jika sinyal di handphone menghilang dan jangan gentar jika melihat kuntilanak diatas pohon sedang mencari sinyal. Tak lama lagi kau sampai di kampungku. Pontang.

Kau lihat saat perjalanan dikanan dan kirimu ada sungai. Selain diisi air yang mengalir, diisi juga oleh warga yang sengaja mandi, mencuci sampai warga baik yang membuang air ke air sungai. Kau lihat juga agak jauh kanan kirinya sawah yang luas bersama petaninya yang sibuk sendiri. Petani yang lupa bahwa akan tiba saatnya sawah mereka dibeli lalu dirubah menjadi bangunan.

Kita jangan mengaku warga Serang Banten secara premature. Kita belum Serang, kita belum Banten, kalau kita belum pernah pacaran di alun-alun Kota Serang Banten. Belum pernah makan berbagai jajanan dipinggir jalan alun-alunnya, belum pernah pacaran sambil makan dan diganggu pengamen disana. Jangan ngaku deh kalau belum pernah yah.

Bangga disini masih ada peninggalan sisa sejarah. Situs sejarah kerajaan Banten yang sempat berjaya. Gedung, masjid, menara dan benteng masih ada. Sayangnya bukan untuk dipelajari  sejarahnya, melainkan untuk ajang foto preweed.

Jangan merokok!!! apalagi kalau belum gondrong...

Serang Banten, 07 Januari 2016 ketika sedang susah tidur

Wednesday, 30 September 2015

Perbedaan Topeng Monyet dan Topeng Manusia

...Karena dengan bahasa bahkan seekor monyet mampu mengetahui cara menanam pisang.
--Ernest Cassirer-- #animalsimbolicum

Monyet adalah apa yang kau lihat di cermin.
--Dani Maulana--


Kita terlahir sebagai manusia, untungnya. Bukan seekor monyet yang harus memakai topeng agar bisa mendapatkan uang. Tentunya sebagian besar uang dari penghasilan si monyet untuk kepentingan manusia yang melatih dan memberinya topeng. Sebagian lainnya tentunya saja untuk pakan si monyet. Manusia juga lah yang menyediakan kostum khusus, properti, dan tempat pentas. Benar-benar baik terkesan si manusia itu, sampai aku bingung, sesungguhnya monyet atau manusia itu sendiri yang memakai "topeng" untuk mendapatkan uang.

Tuesday, 11 August 2015

Semua Tidak Harus Sama

Tukang ayam potong bertanya kepadaku dengan sangat brutal, saat lapaknya aku lewati, itu setelah saya selesai berdagang di pasar yang sama lokasinya dengannya.
“Hey, kamu gak mau kerja kantoran, kerja di perusahaan, yang gajinya gede dibanding hasil berdagang yang tidak pasti. Kamu kan sarjana, lebih mudah tentunya mencari kerja dibanding lulusan SMP dan lulusa TK.”

Aku mendengar semua percakapan itu, antara ibuku dan tetangganya yang sangat pandai bergosip. Aku curiga dia tetangga yang hafal jam-jam acara infotaiment di TV.
“Anakmu itu, dia kan lulusan perguruan tinggi, kenapa tidak mau bekerja di kantoran atau di perusahaan, atau di bank biar setiap hari pegang uang.”

Sebelum tutup warung, aku menghampiri beberapa orang untuk ditagih pembayaran atas barang yang sudah dia ambil dari warungku. Hal itu dinamakan penagihan.
“Eh Mas, ini bayar yang tadi yah. Terimakasih. Oh iya Mas, waktu kuliah dulu ambil jurusan apa?”

Rekan sekerja, itu dulu waktu aku masih bekerja sambil kuliah. Dia bertanya seolah mematikan jalan yang sedang aku tuju.
“Ngapain sih, kan udah kerja, udah ada jabatan lagi disini, bisa nyuruh seenaknya, gaji juga udah lumayan, tinggal nunggu beberapa tahun posisimu sudah ada di puncak. Buat apa kuliah?”

Seorang ustadz yang sering bilang “CEKRESS” aku kenal saat pengajian di kampungnya, waktu itu sedang ada KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa), kami hadiri acara pengajian di kampung itu bersama.
“Kalian, Mahasiswa, untuk apa kuliah, harusnya kalian mencari mendalami ilmu agama, mengenal Tuhan lebih dari sekarang, bukan mencari ilmu dunia yang tidak dibawa mati. CEKRESS.”

Saudara, kakak dari ibuku bilang juga... saat itu dia datang ke rumahku sekedar untuk menjelaskan kenapa tidak bisa ikut menghadiri acara wisudaku.
“Kalau ujungnya hanya berdagang buat apa menghabis uang untuk kuliah, kenapa tidak kau gunakan saja untuk modal usaha.”

Saat ada teman dekat yang penasaran ingin bertanya juga. Apa sih tujuanmu kuliah? Aku hanya bisa menjawab.
“Aku kuliah untuk sesuatu yang akan kamu lihat nanti.”

Aku suka manusia dalam bagian hidup ini, mereka bertanya tentang hal yang tidak biasa seperti yang mereka alami, mereka lihat, mereka tau dan mereka ingin semua seragam juga sama.
Semua tidak harus sama dengan mau kita, harapan kita tetapi semua harus tetap diperjuangkan. 

Ini Omset Warung gue per bulan Juli 2015


Ini Balasan Penerbit Atas Penolakan Naskah Gue

Dan ini gue

Wednesday, 10 June 2015

Gunung Pulosari 310515 Masuk Karung Goni

Setinggi-tingginya gunung, saat berada di puncaknya pasti akan ada di bawah telapak kaki kita. Kurang lebih itulah penggalan kalimat yang pernah saya dengar di video seminar Ippho Santosa. Bagaimana membuktikan kalimat inspiratif tersebut? Ya naek gunung lah, masa gitu aja nanya sih.

Akhir bulan Mei 2015 Masehi kemarin tepatnya, untuk pertama kalinya saya mendaki gunung. Bukan gunung kembar milik perempuan yang masih segar yah. Tapi benar-benar gunung.

Gunung Pulosari di daerah Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten adalah gunung perdana yang saya injak puncaknya. Gunung berapi yang tidak pernah ada aktivitas atau letusan padahal berjenis stratovolcano yang memiliki ketinggian 1,346 meter (4,416 kaki) ini memang sangat cocok untuk pendaki pemula seperti gue. Itung-itung latihan untuk mendaki gunung kembar perempuan segar nanti. Yaelah itu lagi.

Saat itu rombongan teman yang lain sudah sampai puncak dari jam 4 sore. Dikarenakan gue dan Xemvot (pria 24 tahun hobby membaca buku Iqro) memiliki kebiasaan baik yaitu tidur siang dan minta izin orang tua sebelum pergi main, akhirnya kita berdua menyusul dan memulai mendaki jam 7 setelah magrib.

Pendakian berdua digelapnya malam bermodalkan 1 senter yang dibeli mendadak di Indomampet pinggir jalan, akhirnya kami berhasil mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah seperti aliran keringat kami. Tepat jam 10 malam kami sampai di puncak dengan muka pucat disambut teman lain yang sudah lebih dulu tadi.

Yang namanya pendakian malam sensasinya tentu lebih dibanding siang hari. Ada kunang-kunang, ada gelap, ada dingin dan ada juga suara-suara aneh yang ternyata adalah suara nafas yang mulai kelelahan.

Menikmati malam akhir bulan disana, udara dingin yang segar, jauh dari suara bising dan suasana hangat para sahabat.
OReG Pulosari 310515

Add caption



Friday, 26 December 2014

Apa Kabar Target 2014 Bagaimana Tahun 2015

Udah mau habis aja nih tahun 2014, padahal masih banyak banget yang belum gue raih di tahun ini. Daftar cita-cita , harapan dan target yang gue buat tahun ini sepertinya masih akan sama nasibnya dengan tahun 2013 kemarin. Iya, hanya jadi sebuah target yang jauh dari pencapaian. Kasihan yah mereka selalu diperlakukan seperti itu setiap tahunnya.
            Tapi di tahun ini gue harus menghargai usaha yang sudah gue lakukan, setidaknya bisa untuk menghibur diri dan memberikan efek positif untuk siap menyongsong tahun 2015 yang lebih baik.

“Apa harapan dan target lo di tahun ini yang sudah tercapai ?”

            Pertanyaan itu yang selalu gue tanyakan pada diri sendiri dan kepada beberapa teman dekat gue. Pernah juga gue tanyakan kepada Tesya adik gue, berhubung dia belum terlalu mengerti, dia hanya bisa jawab “udah hafal lirik lagu CJR dong Bang, udah bisa naik kelas dong Bang...” oke siip itulah Tesya si budak lieur.
Dan jawaban gue sendiri atas pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut :
      
      1.      Lulus Kuliah
Bahagia gue bisa lulus tepat pada waktunya, dengan perjuangan mencari biaya kuliah sendiri sampai memperjuangkan nilai-nilai yang tidak lulus “D” menjadi cukup “C”. Skripsi yang kelar dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya dan dikerjakan secara giat setiap malemnya, semua itu harapan gue ditahun 2013 dan tercapai ditahun ini. Thanks dosen pembimbing yang sabar membimbing. IPK mah gak perlu tinggi, nanti jadi beban da pertanyaan masyarakat, yang penting cukup aja sebagai keriteria kelulusan.

      2.      Punya Pacar
Yang ini semoga kalian percaya, dan semoga pacar gue sekarang masih khilaf sampai tahun depan. Buat gue ini juga harapan, gue gak tahan sendirian menjalani hidup ini, gue butuh teman berbagi dan bercerita. Untungnya pacar gue sekarang datang diwaktu yang sangat tepat, dimana gue butuh seseorang yang setiap pagi bangunin tidur. Walau dia gagal terus bangunin gue tidur lewat telepon, setidaknya dia berhasil membangunkan bagian tubuh lain. Alah ngawur. Pacaran mah gak boleh ih haram hukumnya langsung nikah aja, itu yang gue ucapkan waktu masih jomblo.

      3.      Blog Gue
Ini yang gue fokusin setiap hari, dari awal pembuatan sampai sekarang ketika lo ketik di google “Dani Maulana” yang muncul pertama kali adalah blog gue danimaulana.com Opini Si Karung Goni. Barusan udah gue perpanjang lagi domain .comsampai akhir 2015 sebagai bukti gue kan lebih serius ngurus blog ini. Inget waktu tahun lalu blog ini masih sepi banget, boro-boro follower, yang berkunjung dan berkomentar aja gak ada. Sekarang juga masih sepi sih, tapi setidaknya sudah ada kalian teman-teman dan saudaraku yang sudah mau-maunya baca, komentar dan follow. Thanks. 

      4.      Nulis Buku

Ini yang harapan dan prestasi gue yang paling bikin gue merasa sudah melewati 2014 secara indah. Lusi Si Ilusiana novel pertama gue udah jadi, sekarang udah masuk proses proofreader tapi belum ada kabar, katanya masih proses, tadinya mau gue terbitin lewat penerbit indie untuk menutup akhir tahun ini. Tapi sepertinya mundur sampai tahun depan.Tapi udah ada beberapa tman yang dapet Ebooknya via email, itu pemanasan sebelum terbit, atau bisa juga tanda-tanda novel ini gagal terbit. hahaha.

            Segini aja lah, yang lain-lain gue gak sertain, takut dibilang pamer atau membanggakan diri, padahal jauh dari fikiran tersebut. Yang gue maksud hanya berbagi dan berbagi kepada kalian perihal pencapai 2014 ini.
Gue juga sering buat target dan harapan-harapn kecil menjelang pergantian tahun, yang sekiranya mudah aja gue wujudkan. Ternyata hal itu juga berguna, gak percaya coba aja deh.
             Masih banyak yang harus diraih dan masih banyak mimpi yang ingin digapai ditahu 2015 nanti. Yang penting bagi gue bukan pencapaian melainkan prosesnya yang mendeasakan dan menguatkan.
            Klo buat teman pembaca “Apa harapan dan target lo di tahun ini yang sudah tercapai ?” dan “Apa harapan lo ditahun 2015 ?” share yah di kotak koment. Mari kita ganti kalender diruang tamu dengan menandai tanggal merahnya dan jangan lupa memmandangi indahnya para model kalender. Sampai jumpa di tahun 2015 kawan.

Sunday, 9 November 2014

Pahlawan Cinta



Gue harus menuliskan ini sekarang, sebelum semuanya benar-benar akan terlupakan, sebelum rasa sakitnya hilang karena waktu dan terbiasa. Entah mulai darimana yang jelas ada sesuatu yang berakhir hari ini. Tepatnya terpaksa harus diakhiri.

Menyalahkan diri masing-masing itulah sekarang kiranya, merasa diri kita yang paling salah juga sudah, merasa paling sakit silahkan saja, urusan perasaan itulah urusanku sendiri, sedih ataupun senang tak ada yang perlu tau dan apabila engkau yang dimaksud ingin lebih melihat sebuah kekecewaan, jangan pernah berharap banyak karena tak mungkin.

Ini pilihan untuk membuka hati dan menuangkan perasaan, resikonya tentu rasa sakit karena keadaan tak sesuai harapan, jika engkau tak bisa memilih harusnya dari awal tak usah memaksa masuk, jika tak bisa perjuangkan seharusnya dari awal jangan menuntut ini dan itu dari gue.

Jika hari ini bentuk penghianatan, cara engkau mencundangi, atau yang engkau katakan pilihan hidup yang sulit. Gue gak perduli, yang pasti ini sejarah.

Seorang anak tak bisa menentang kehendak orang tuanya, tetapi gue juga seorang anak, buktinya masih bisa memilih sendiri pakaian apa yang ingin dikenakan, jika dipaksa memakai tentu tak nyaman, orang tua tak pernah salah, tapi anak punya hak untuk memilih pakaian mana yang ingin dia pakai. Kecuali anak itu idiot tanpa pemikiran normal.
Bukanlah membenci apalagi tertawa, hanya ingin terbang bebas, meninggalkan engkau bahagia, gue sejak awal terbiasa sendiri dan tak akan gundah jika akan sendiri lagi. Karena bagi gue kesendirian adalah keabadian. Dilahirkan sendiri dan nanti dipendam pun sendiri.

Terimakasih atas ceritamu yang menjadi ceritaku, warna hidup yang indah selama ini, terimakasih juga engkau pernah mau.

Jangan mengaku engkau paling salah, karena jika gue salah pasti juga tak mau ngaku salah. Itulah manusia selalu merasa paling sempurna ditengah banyak kekurangannya.

Jika kalian atau engkau melihat gue masih bisa tegar, masih bisa rela, tertawa, bercanda dan tersenyum sampai sekarang. Itu semua bukan karena gue hebat dan gue sempurna. Tapi karena gue pahlawan cinta yang siap memperjuangkan cintanya dengan senjata dan caranya, siap sakit siap mati siap terluka.

Dan ingat, tak pernah ada dendam sedikit pun. Membuktikan bahwa engkau akan menyesal pun tak terniat sedikit pun, biar kan semuanya berjalan sesuai rencananya, sampai nanti gue sadar bahwa betapa indahnya rasa sakit, betapa perlunya rasa sakit, dan betapa butuhnya gue akan rasa sakit.

Rangkaian kata dan kalimat ini tak akan mampu mengembalikan semua, setidaknya mengantarkan kepada titik nol perjuangan pahlawan cinta ke medan perang berikutnya. Selamat berbahagia engkau disana. Jika cinta itu indah inilah saatnya yang tepat untuk membuktikan semua itu, karena kejadian ini mengikis kepercayaan atas semua itu.


--- Pahlawan Cinta ---

Thursday, 6 November 2014

Ada Apa Pagi Ini

Ada apa pagi ini ? oh ada kopi yang gagal terseduh karena air panisnya habis, pas mau masak air eh gasnya abis, mau pake kompor minyak terlalu ribet, masa mau ngopi aja harus bikin tambang minyak. Ini pagi sudah butuh perjuangan apalagi nanti siang apalagi nanti sore apalagi nanti malam. Semua harus diperjuangkan, diusahakan biar bisa terwujud.

Kamu jangan seperti Media Sosial, harus dihindari tapi bermanfaat bagi beberapa orang. Dampaknya besar tapi bisa menyeret hal-hal kecil. Ada keadilan kah didalamnya ? Aku rasa tidak. Butuh bukti akan itu semua, lihatlah follower member idol group, jauh lebih banyak dibanding followermu, padahal mereka cuma posting foto, kamu walaupun posting jurnal setiap hari gak ada pengaruh apa-apa.

Semua orang ingin menjadi lucu, tanpa mau melihat sebenarnya pantas atau tidak dirinya melucu, cara yang jauh dari kewajaran dilakukan seperti menghina, menghasut, menyebarkan berita bohong dan membuat kalimat bodoh dengan harapan ditertawakan dan memperoleh predikat lucu.

Ini ko tulisannya jadi serius yah ? yaudah atuh ini mah ngalir aja, gak ada niat biar dibilang keren, mungkin klo dipaksakan agar dibilang keren nantinya selesai sampai disini. Lanjut

Ada sang istri yang selalu ingin  cantik, terlihat menarik, dan akhirnya didukung oleh suaminya. Sang istri senang hati, merasa diperhatikan seutuhnya, merasa diperdulikan adanya, tapi di istri tidak mengetahui betapa tidak inginnya sang suami dilecehkan didepankawan-kawannya karena memiliki istri yang tak cantik. Tidak ada yang salah memang, istri yang membanggakan suaminya adalah istri yang terbaik, begitupun suami yang membanggakan istrinya. Tetapi karena itu semua kamu akan menghilangkan kata KURANG dalam kehidupan sehari-hari.

Dilema terjadi ketika pemudayang baru lulus sekolah menengah atas, sekolah menengah umum juga, dan sekolah menengah jurusan. Dia ingin melanjutkan ke sekolah tinggi gak ada biaya, mau kerja susah, susahnyari kerjanya, susah ngurus masalah administrasinya dan akhirnya sama susah seperti manusiayang bangun pagi dan ingin ngopi tapi air panasnya habis. Tetap harus diperjuagkan dantetap harus diusahakan.

Lain lagi dengan Dul anaknya Ahmad Dhani, yang sekarang sudah sembuh dan bisa ngeband lagi, lagi sibuk biar mirip Almarhum Kurt Cobain - Nirvana. Suaranya juga mulai mirip, serak-serak Dewi Persik. Tapi keren lah, selama ini belum banyak yang ingin seperti orang lain. Contohnya gue, belum mau seperti orang lain, karena diri sendiri lebih menyenangkan. MENJADI DIRI SENDIRI LEBIH MENYENANGKAN.

Kemana sih sebenarnya arah tulisan ini ? Lo masih nanya aja sih, namanya tulisan yah arahya dari kiri ke kanan. Terkecuali tulisan Arab, baru dari kanan ke kiri.Klo bingung bacanya noh ada tombol "X" dipojokan aplikasi browser tinggal klik aja. Rasa gak betah lo saat mau mengakhiri membaca tulisan lo sama aja dengan rasa gak betah gue yang udah mau cepet-cepet mengakhiri tulisan ini. Tapi ini ngakhirinnya bagaimana ?

Gak usah gitu ih, kaya orang yang khawatir BBM bakalan naik, silahkan dilanjutkan apa yang kamu bilang keinginan. Saya sudah melakukannya sekarang "Ingin Selesai Sampai Disini Dulu".

Monday, 3 November 2014

Siluman Hordeng

Aku adalah Siluman Hordeng kamu harus sadar itu. Jangan kecewa karena itu akan menyakiti dirimu sendiri. Masih belum percaya bahwa aku ini memang benar Siluman Hordeng ? ini lihat saja sendiri ...

Siluman Hordeng
Gimana sudah percaya ? waktu SMU aku pernah mengirimkan satu buku full 58 lembar halaman merk Sinar Dunia yang berisi Puisi kepada wanita yang sangat aku cintai, dan cintaku ditolak begitu saja secara mengenaskan, aku kira itu semua karena isi puisinya yang jelek, tapi ternyata setelah aku sadar, 1 halaman penuh buku berisi puisi tak berati apa-apa dibanding 1 halaman buku tabungan/deposito beserta isinya.

Wednesday, 29 October 2014

Memaknai Sibuk Menurut Si Karung Goni

Iya masih bersama malam ini yang terasa segar oleh angin malam, mata juga kebetulan segar sehabis dipejamkan awal waktu tidak seperti biasanya. Ini tepatnya masih pukul 3 pagi namun tak perduli disebut apa manusia yang masih aktif jam segini. Bisa disebut SIBUK kah?

Bersamaku hanya ada suara Andy /Rif dialbum Radja 2010 mendendangkan hits lagunya Planet Kosong lewat situs http://www.deezer.com/artist/318794 . Seperti itulah juga Jurnal Skripsi pesanan teman-teman memanggil untuk dikerjakan secepatnya sebelum waktunya habis. Katanya mereka terlalu sibuk jika mengerjakannya sendiri, ada juga yang beralasan tidak mempunyai waktu (*24 jam tak cukup baginya) dan ada juga yang memesan dibuatka karena tidak mampu membuatnya sendiri. Sudahlah jangan hiraukan mungkin mereka saja yang mencari alasan untuk membuatku menjadi sama sibuk.

Sebelumnya apa benar gue ini sibuk ? apa benar seluruh rangkaian kegiatan gue ini bisa dibilang kesibukan ? Mari kita uraikan dari beberapa penjelasan dan definisi kata SIBUK berikut ini :

Banyak yang Dikerjakan

Sepertinya gak juga, dari mulai bangun pagi tadi gue cuma ngedit tampilan blog ini lewat arahan @Jungjawa melalui tweeter, buka warung depan rumah, buka email siapa tau ada lowongan kerja atau buka blog dan balesin koment-koment temen-temen. Gak nyampe setengah hari udah bisa dilihat hasilnya, tampilan blog gue jadi lebih simple dari yang kemaren, sayang belum gue anti sama banner yang sengaja dibuatin sama si Jung. Katanya sekarang mending pake banner gaya Typhograf gitu.

banner opini si karung goni by @jungjawa

Monday, 27 October 2014

Kerudung Tesya Toko Online dari Kakak

Masih inget sama Adik perempuan gue ? Iya yang pernah gue ceritain di postingan September tahun lalu. Yang belum tau silahkan baca dulu TESYA OPIYANA Si Budak Lieur. Sekarang Tesya udah tumbuh menjadi remaja 4L4y seperti lainnya. Udah mulai nonton GGS, udah mulai facebookan dan udah mulai PD buat foto Selfi. Sebagai Kakak gue hanya bisa mengontrolnya, dan menegurnya apabila ada sesuatu yang berlebihan atau salah, jika susah diatur gampang deh, tinggal bilang Si Emak yang siap ngeksekusi.

Udah tau juga kan klo gue juga ngasih toko online sebagai ungkapan rasa sayang gue kepada ade semata ikan ini. Gue bikin Toko Online "Kerudung Tesya" untuk dia, untuk dia besar nanti, sulit cari kerja udah dagang kerudung aja, atau untuk warisan dari gue klo nanti gue mati. Sudah lengkap berikut FansPage dan tweeternya juga @KerudungTesya .


Saturday, 18 October 2014

Cerita Kena Tilang Polisi Yang Suka Main PS

Kenapa saya jadi ingin menulis malam ini, mungkin karena gak bisa tidur, payah saya ini, tidur saja belum bisa-bisa, padahal sudah dari bayi ibu mengajarkan cara tidur, inilah bukti ibuku tidak berhasil mengajarkan bagaimana cara tidur adalah insomnia malam ini, malam saat ingin tidur menjadi terasa sesulit rakyat mempercayai kinerja para anggota wakil rakyat yang hobinya ribut saat sidang.

Saya juga sadar bahwa saya adalah rakyat, buktinya ketika berkendara di jalan kota Serang Banten masih diberhentikan Polisi Lalu Lintas. Lalu apa salah saya sampai Pak Polisi berani-beraninya menghentikan laju motorku.

Saat itu saya dan kekasih saya Sofi (nama disamarkan Sofiyan, Wanita 23 tahun) sedang asiknya menikmati indahnya sore hari dan ramainya jalan kota. Sofi yang dijemput paksa dari toko kue pasrah saja menyerahkan dirinya untuk diajak pulang, saya ingat cara memaksanya saat itu.


“Hai kamu wanita, jangan naek angkot sore ini, agar saya berguna sebagai seorang kekasih.”

Begitulah cara membuatnya mau dan membuatnya tersenyum, lalu naik tepat dibelakang punggung yang siap dia peluk kapan saja dia mau. Sekali lagi saya buat tersenyum ketika dia ragu melewati jalan kota, ragu karena hanya ada satu helm yang sedang saya dikenakan. Bisa-bisa nanti kena tilang Polisi.


“Pakailah helm ini,”

“Kamu aja,”

“Enggak kamu aja,”

“Kamu....”

“Kamu ini... yah” kejadian ini berlangsung selama tiga pulih menit empat puluh lima detik.

Dan akhirnya kami putuskan tanpa melalui sidang MK helmnya Sofi yang menggunakan, setelah sempat ngambek, tapi bisa diatasi dengan satu kalimat.


“Kamu saja yang pakai, karena jika nanti jatuh (amit-amit) aku yang akan geger otak dan bisa akan melupakanmu, untuk kamu yang pake helm tidak jadi geger otak dan tetap akan selalu mengingatku.”

Selanjutnya apakah Sofi jadi memeluk punggunggu yang disalah satu tulang rusuknya tertulis namanya? Ternyata tidak, tidak sampai setengah jalanan Sofi menepuk punggung secara perlahan,, perlahan,, lalu menjadi semakin kencang seperti memukul maling setelah ada Pak Polisi menyetop laju kami, sekaligus menyetop romantisasi kami diatas motor.

“maaf, Selamat Sore Pak” Tegas Bapak Polisi yang memberhentikan laju motor kami dengan posisi hormat seperti orang yang sedang memberikan hormat kepada tiang bendera.


“Tau salah kamu apa?”

“Saya gak pakai helm Pak”

“Kalau begitu bisa lihat surat-suratnya, SIM dan STNK.”

“Ini Pak,” 

Saya yang santai saja karena menganggap Polisi tak harus ditakuti. Takutlah jika kamu dilupakan seseorang yang tak bisa kamu lupakan. aseeek.

“Baiklah, ikut saya ke Pos”


Raut muka panik ditunjukkan Sofi akan kejadian itu, mungkin dia berkata dalam hati,  

Sebelum paniknya menjadi sedih kami berdua segera ikut Polisi ke Pos. Jadi bingung, ini petugas penertib lalu lintas atau pengirim surat dan wesel sih, pake acara ke kantor Pos segala.

Sampai di Pos, saya diajak masuk untuk dibuatkan surat tilang, ruangan besar jadi penuh karena ada beberapa Polisi lain yang sedang asik main PS, main Winning Eleven, ada juga Polisi yang sedang melakukan selebrasi atas gool yang sudah dibuat dipertandingan dengan Polisi lainnya yang masih kaya bocah bermain PS. Jadi malu selebrasinya gara-gara ada saya masuk.


“Kamu saya buatkan surat tilang yah karena pelanggaran lalu lintas.”

“Silahkan Pak, asal jangan dibuatkan surat ijin sakit gak masuk kuliah.”

“Mau damai atau Tilang?” tanya si Polisi sekali lagi.

Saya belum ngajak ribut ko disuruh damai, apa ini tandanya saya harus ribut sama polisi dulu? okelah klo begitu saya bakar saja Pos ini. Belum sempet ngambil kayu bakar lalu Pak Polisi berkata...


“Klo damai cukup 250.000 saja, selesai disini tanpa melalui sidang.”


Sofi terlihat kebingungan diluar, mungkin panik, tapi tadi sebelumnya saya sempatkan menghampiri untuk bilang dan menenangkan.  

Mendengar itu wajahnya menjadi semakin panik bercampur bingung membuat semakin jelas manisnya dimataku.

Terlintasi sekilas buku Pandji Pragiwaksono “Berani Mengubah” yang pernah saya baca, disalah satu Babnya berisi cara menghadapi Polisi saat kena tilang, saya ingin melakukan apa yang saya dapat dari buku tersebut, yaitu meminta SLIP BIRU yang berarti bersedia membayar denda tilang tanpa melalui sidang apalagi damai. Nanti tinggal proses saja ke Bank BRI, lalu ambil STNK dengan menunjukkan bukti pembayaran. 
 
Contoh surat tilang
Tapi gak jadi saya lakukan, takut dikira ngikutin gayanya Pandji, takut juga nanti ketemu mbak-mbak Teller cantik di Bank lalu jatuh cinta dan mengalihkan hati dari Sofi.

Selanjutnya saya meminta surat tilang dan bersedia menyelesaikan nanti lewat sidang saja, terserah harus menunggu lama, yang penting gak berbuat suap yang diistilahkan “damai” menurut si Polisi.

Wednesday, 15 October 2014

Masih Bisakah





Masih bisakah mendengar alunan halus dari biola menenangkan hati ? disaat kegaduhan yang ditimbulkan oleh pemerintahan lama dan pemerintahan baru. Yang lama tak ingin citranya hancur diakhir masa kepemerintahannya dan yang baru tak ingin rusak citranya diawal masa kepemerintahannya. Masih bisakah ?

Tuesday, 14 October 2014

Alasan Kenapa Bisa Page One Google


Hai penduduk Bumi yang sangat gue cintai (khususnya wanita cantik, lelaki cantik sana bikin boyband), sudahkan anda ngeluh, selfie dan pamer di media sosial ? jika belum gue anggap anda belum sepenuhnya berada di bumi, mungkin anda sedang mampir ke planet tetangga, karena planet tetangga lebih hijau dibanding planet sendiri.

Sebagai penduduk bumi yang mulai sedikit gak betah dan berniat mendirikan gubug kecil di bulan gue pengen nangis hari ini. Kenapa ? gak kenapa-kenapa sih, cuma terharu aja Blog ini sudah masuk page 1 google dan menempati urutan pertama dengan key word “dani maulana”. Padahal isi postingan gue selama ini masih banyak sekali kekurangan, gak sebagus blogger lain, tampilan pun seadanya dan terkesan berantakan. Apa ini salah satu konspirasi Yahudi ? 

Alhamdulillah yah, Page Satu :p

Friday, 12 September 2014

Sidang Skripsi Si Karung Goni



Inilah harinya, ketika perjuangan selama 8 semester + 1 semester tambahan dituntaskan dalam 1 jam yaitu SIDANG SKRIPSI. Selasa pagi disaat mata masih menuntut haknya untuk terpejam, tapi jadwal sidang pertama harus dilalui, gue dapet giliran sidang pertama OMG menegangkan.

Sebelum berangkat sidang tak lupa mandi dan dan membuat pesan lewat meme yang disebarkan disemua media sosial gue. Ini dia meme sebelum berangkat mengikuti ujian sidang skripsi.

Calon Gubernur Banten 2016, klo mau.
Mirip memenya Ibu Walikota Surabaya Ibu Risma yah saat ingin berangkat menutup Dolly diwaktu lalu. Memang terinspirasi dan ingin membuatnya mirip dengan gaya sendiri sih. Ya sudah berangkatlah gue jam 8.30 pagi padahal harusnya datang kumpul jam 8 pagi.

Sampai disana kampus masih sepi, tapi beberapa teman seperjuangan sudah datang berkumpul dengan muka tegangnya masing-masing. Ada yang komat-kamit ngehafal isi materi skripsi, ada yang sibuk ngelap keringet, ngelap sepatu, ngelap jendela pokoknya banyak deh. Memang gue juga harusnya tegang saat itu, tapi untuk apa tanya gue, sudah cukup ketenganggan gue dipagi ketika bangun dan celana sempit.

Gue juga terpaksa berpakaian rapih, sangat rapih bagi manusia yang biasa tampil seadanya sepertiku. Kemeja putih, dasi dan sepatu formal sangat tak nyaman tapi harus dikenakan saat ini. Fikirku hanya 1 hari saja seperti ini, selebihnya gue bebas berbusana semaunya.

Tak pernah rapih telalu seperti ini, maaf rapih ahmad
Setelah breafing dan berdo’a saatnya memasuki ruang sidang yang bagi kami adalah ruang penyiksaan. Dimana kami masing-masing diberikan waktu 1 jam untuk 15 menit mempresentasikan isi skripsi dan sisanya dicecar pertanyaan yang mau tak mau harus dijawab. Akhirnya gilaran gue masuk ruangan sidang, gilaran pertama saat itu jam 9 lewat 15 pagi. *Baiklah, Naekin seleting celana


Dihadapanku sudah ada 3 dosen penguji yang siap menelanjangi (menguji) dengan pertanyaan mengenai isi skripsi gue. Dan 15 menit pertama gue lalui dengan presentasi yang sebelumnya gue pelajari di youtube channel SUCI -4, berbicara didepan orang ramai sudah terbiasa buat gue, nyanyi dihadapan puluhan bahkan ratusan orang pun gue pernah, tapi kenapa saat berdiri sendiri dihadapan 3 dosen penguji menjadi lain rasanya. Rasanya seperti gue diikat dihadapan mereka, lalu ditembaki berkali-kali dengan senjata api. *Lebay

Keringat bercucuran padahal ruangan berAC, kerah kemeja putih terasa sesak wajar pake dasi dapet minjem sama Om Rahmat, sepatu juga ikut-ikutan licin gak tau kenapa, taunya nginjek aer kencing sendiri pas tadi di toilet. Akhirnya tak sampai 1 jam sidang skripsi gue selesai. Gue keluar ruangan dengan muka yang seperti sebelumnya habis nahan buang air besar selama sebulan dan lega rasanya sudah dikeluarin, senyum jahat kepada teman-teman yang menunggu giliran selanjutnya. *Hahaha mampus loh

Sidang skripsi sebelumnya  gue fikir lebih menakutkan dan mengerikan, tapi ternyata biasa aja (Sombong), gak ada masalah alhamdulillah, gak lupa lirik juga soalnya gak lagi nyanyi. Buat adik kelas dan teman-teman gue yang nanti akan menghadapi sidang skripsi, gue bakal kasih deh tips hebat lancar menghadapi sidang skripsi, tentunya menurut si karung goni. Cekripshit bro....

Kuasai Materi Skripsi
Sebaiknya untuk mahasiswa yang skripsinya dapet beli atau dibikinin orang lain mendingan gak usah baca lebih lanjut, gih sana gali kuburan aja dari sekarang, lo sama aja bunuh diri klo sidang pake skripsi dapet dibikini. Materi skripsi sebaiknya kamu kuasai dari halaman depan sampai halaman penutup, karena dosen penguji memiliki insting yang cukup kuat untuk membuat kamu tak mampu menjawab sepatah kata pun. Buat mahasiswa yang skripsi dapet bikin sendiri juga harus lebih berusaha lagi memahami materi, terutama latarbelakang pengambilan judul dan kesimpulan hasil penelitian.

Slide Power Point yang Menarik
Jangan biki slide yang isinya dapet copy paste dari skripsi lo. Kebanyakan buat apa? Waktunya aja Cuma 15-20 menit, namanya juga presentase bukan baca slide, ya lo bikin point pentingnya aja deh. Dan buatlah powerpoint yang semenarik mungkin, dengan kombinasi gambar/grafik/tabel yang bikin team penguji memperhatikan, bosen juga denger orang yang ngoceh lama-lama tapi Cuma dibaca dari skripsi ke slide.

Toilet
Tempat terlaris bagi mahasiswa saat acara sidang skripsi bukan kantin lagi tapi toilet, usakan dekat dengan toilet, keluarkan semua isi perut sebelum dia menuntut keluar pas lo lagi diruangan. Gak lucu juga klo pas presentase eh malah kebelet pengen pup. Oh iya, grogi, takut dan panik biasanya merangsang kelenjar getah bening dan membuat keadaan tubuh ingin mengeluarkan cairan loh. So, dekat-dekat toilet adalah keputusan yang baik saat hendak sidang skripsi.

Tenang
Ini yang agak susah, semua orang pasti panik saat keadaan seperti ini. Ketakutan gagal sidang, gak lulus ujian skripsi, dan lupa materi disebabkan karena kurang tenangnya kamu menghadapi ujian ini. Tenanglah, jika gak lulus kan bisa tahun depan tuh. Pfttt. Kata PidiBaiq juga kan tetap tenang, tetap tenang, tetap tenang, wahai jiwa yang tenang. hehehe.

Nanya sama yang udah sidang duluan
Cari teman lo yang udah sukses sidang skripsinya, tanyain apa aja yang ditanyain dosen penguji pas waktu sidang, tapi pilih temen yang jawabnya bener, gak malah nakut-nakutin dan bikin gak siap ngadepiun sidang. Minimal lo mau nyari video Youtube tentang sidang skripsi udah bagus deh. Sory waktu gue sidang gak ada yang mau vidioin sih, soalnya gak dibolehin nonton didalem, jadi gue bagi foto-foto selfienya aja deh, lumayan mengobati kan. :p

Itu aja dulu yah, semoga bermanfaat deh buat yang mau sidang skripsi. Satu yang pengen gue tambahin yaitu, proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik juga. Skripsi bagus tapi pas sidang gagal percuma deh, mendingan skripsi bagus pas sidang bagus juga. Iya gak.

Terimakasih atas do’a teman-teman jadi deh sidang kemaren lancar dan hasilnya lulus dengan nilai B=3,25=SANGAT MEMUASKAN=dapet hasil sendiri=puas=atas ijin Allah. Buat yang mau nambahin tips-tipsnya silahkan dikotak koment yah. Ciauu. Salam mahasiswa Indonesia.